Rabu , 12 September 1984
Hari ini Priok memanas , sepanas cuaca di penghujung kemarau
Masjidi Baitul Makmur menjadi saksi bisu
Jiwa -Jiwa tegar tapi haus kebenaran
Jiwa jiwa yang tertindas , terbakar api dendam
Bangkit .. Mengadang .. Menerjang..
Demi keyakinan .. Demi Kehormatan
Gugur demi kehormatan agama ,
12 September 1984
Darah mu mengalir membasahi bumi Priok yang panas
Bersama puluhan atau ratusan
Suhada - suhada yang tewas tanpa dosa
Tertembus peluru tajam peguasa
Tak kenal iba .... Tak kenal dosa
Demi kekuasaan .. Demi Keangkuhan
AMIR BIKI ,Jiwa dan raga mu telah pergiTapi namamu , terukir dalam di tanah iniEngkau pergi Demi KeyakinanEngkau pergi Demi Kehormatan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar