Sabtu, 25 Desember 2010

Untuk Kita Renungkan

Ketika tetes embun pagi hari tak lagi menyentuh pucuk daun -daun hijau
Jatuh lurus ke Bumi menyentuh tanah tandus
Tanah kering , tanah humus tanpa aroma
Tak ada lagi pohon - pohon di hutan
Tempat rotan kaitkan batangnya
Agar tetap hidup nilmati Karunia Tuhan

Burung -burung kehilangan ranting pohon
Tempat mereka letakkan sarangnya
Besarkan anak-anaknya , Lestarikan kehidupannya
Dan ikan -ikan kehilangan sungai yang jernih
Kehilangan air tempat mereka hidup
Semua karena ketamakan kita

Dan alampun mengutuk kita
Dengan segala sumpah serapahnya
Ketika kita rampas kekayaan bumi ini
Tanpa sisakan sedikitpun untuk alam
Tanpa rasa bersalah apalagi merasa berdosa
Demi rupiah dan harta yang tidak akan pernah kita bawa ke alam baka

Dan alam pun akan mengutuk kita
Dengan sejuta sumpah serapahnya
Ketika tak ada lagi tanah untuk anak berpijak
Tak ada lagi pohon untuk berteduh
Tak terdengar lagi kicau burung di pagi
Kita rampas hak mereka di hari ini
Kita rampas warisan mereka untuk masa depan
Tidak sisakan sedikit untuk anak cucu kita

Kelak mereka akan mengutuk kita
Dengan sejuta sumpah serapahnya
Dan sesalpun tak ada guna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar