Selasa, 15 Februari 2011

Dibawah Bendera Sutera

hari ini sang merah putih kembali dikibarkan
merah menyala diatas gerimis pagidi sudut jakarta
berbahan sutera terbaik di negeri ini
dikibarkan putra putri terbaik di negeri ini
dengan garuda di dada dan seribu rasa bangga diantara lengkingan suara bajaj dan asap-asap hitam bus kota diantara anak-anak jalanan yang terseok-seok dilampu merah tawarkan koran dan majalah
diantara ribuan pengangguran yang bergegas mencari kerja
diantara ribuan rakyat jelata yang harus menahan lapar dan tak berdaya
dan malam ini jamuan negara akan digelar
ditengah gemerlap lampu-lampu cristal istana
berbaju jas dan kebaya dengan pidato-pidato yang tanpa makna dan telah ribuan kali dibaca
yang melebur diatas tumpeng-tumpeng besar dan mencair dalam gelas
bapak sang pemimpin kami
beri kami nasi bukan orasi-orasi yg tanpa arti
agar cacing-cacing di perut kami berhenti menyanyi
beri anak-anak kami buku dan guru yang bermutu
agar masa depannya tidak suram dan kelam
beri para jurnalis kita tinta dan pena
agar mereka bisa menulis tentang keadilan & kebebasan menindas rakyat
beri kami pekerjaan dan bukan janji-janji
hari ini merah putih kembali dikibarkan
dikibarkan kembali di sudut istana
dan kami berteduh di bawahnya dengan sejuta harapan akan masa depan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar