Sabtu, 22 Januari 2011

IBU

Saat tubuh terbaring kaku tanpa daya.
Terbaring dalam tidur panjang yang abadi.
Derai air mata tak mampu tahan jiwamu pergi.
Sedu sedan tak kuasa hambat nafasmu terhenti.
Ibu,hari ini engkau pergi tinggalkan kami.
Tanpa pesan dan kata-kata keluar dari mulutmu.
Hanya senyum yang tersungging di bibirmu.
Dan air mata yang keluar dari sudut matamu.
Bagaikan kata-kata perpisahan bagi kami semua.
Ibu, hari ini engkau pergi akhiri cerita panjang kehidupan mu.
Awal perjalanan panjang hari ini.
Takkan ku dengar lagi ceritamu tentang indahnya kampung kita.
Tentang indahnya masa kecil mu dulu.
Tentang suka dan duka hidupi kami hingga dewasa.
Besarkan kami semua dengan keringat dan air mata.
Kini tak ada lagi yang akan memetik bunga soka dan bunga kenanga dihalaman.
Dan letakkan diatas pendaringan, disamping ronce melati dan dupa kemenyan.
Kirimkan harum untuk nenek dan kakek di alam sana.
Ibu, kami rindu senyuman mu dikala bahagia.
Kami rindu tawa mu di kals suka.
Kani rindu ocehan mu di kala marah.
Kamirindu keluh kesah mu dikala duka.
Selamat jalan Ibu.....
Doa kami selalu menyertaimu,,,,,




Tg.pandan, 24 Juni 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar