Ku buka jendela di awal hari dan kesejukan datang menghampiri.
Mentari mengintip di antara pucuk-pucuk pinus, seakan malu tampakkan diri.
Hamparan hijau kebun teh,tutupi bumi bak permadani
Dibatasi bukit-bukit rindang bagaikan tak bertepi.
Tertutup kabut bangkitkan sejuta ilusi.
Aku kehabisan kata lukiskan pesona negeri ini.
Bandung Selatan, Sejuta pesona, Sejuta kenangan tertanam dihati.
Gemercik air bangkitkan hasratku untuk melangkah susuri tanah ini.
Gerimis pagi tak mampu pupuskan niat hati menapak tanah basah.
Susuri sungai dangkal berbatu, saat gadis-gadis berlapis kain sibuk mencuci.
Bercanda ria di air jernih habiskan waktu di pagi hari.
Sungai yang mambelah ladang kubis dan kentang yang luas membentang.
Sungai yang mengairi kolam-kolam luas tempat ikan-ikan bercengkrama.
Bandung Selatan negeri sejuta pesona ,tercipta saat Tuhan sedang bahagia.
Limpahkan rahmat bagi umat.
Semoga terjaga lestari dibumi pertiwi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar